HOME
Home » KESEHATAN » JERAWAT DAN CARA PENANGANANNYA

JERAWAT DAN CARA PENANGANANNYA

Posted at August 22nd, 2018 | Categorised in KESEHATAN

JERAWAT DAN CARA PENANGANANNYA

Jerawat atau akne ialah suatu penyakit radang yang tentang lapisan pilosebaseus yaitu kelenjar palit dengan folikel rambutnya. Jerawat amat umum terkandung terhadap anak-anak waktu pubertas serta dikata fisiologis oleh pasal pergantian hormonal. terhadap dasarnya jerawat dikarenakan oleh tumbuhnya kotoran serta sel kulit meninggal yang menyebabkan folikel serta peningkatan sebum terhambat. Saat ini akan di share JERAWAT DAN CARA PENANGANANNYA.

Keluaran minyak terhadap kulit kebiasaannya disalurkan melewati folikel rambut. Kotoran atau sel kulit meninggal yang tak dijernihkan akan menyumbat saluran ini hingga minyak yang ke luar akan bertumpuk serta menjadi komedo. bila terserang bakteri akne, komedo akan menjadi jerawat Jerawat muncul di area sebore yaitu area kulit yang mengandung lebih banyak kelenjar palit di area kulit yang lain. area sebore terkandung terhadap area hidung, pipi, dahi serta dagu dan di dada serta punggung. .

Gejala munculnya jerawat :

  1. pertumbuhan keluaran sebum
  2. timbulnya keadaan abnormal pasal bakteri atau jamur sering kali memicu rasa sakit
  3. berlangsung penebalan jaringan kadang menjadi benjolan kecil
  4. pertumbuhan hormon estrogen

Tahap terjadinya jerawat :

  1. penumpukan. kotoran serta sel kulit meninggal pasal kurangnya perawatan serta pemeliharaan, teruntukkan terhadap kulit yang mempunyai status reproduksi minyak yang tinggi. efeknya saluran kandung rambut (folikel) menjadi tersumbat
  2. Sel kulit meninggal serta kotoran yang menumpuk tersebut setelah itu terserang bakteri acne, tersebutkan timbulah jerawat
  3. Dalam masa tertentu, jerawat yang tak disembuhkan akan meng-alami pembengkakan (membesar serta berwarna kemerahan), dikatakan papule
  4. Bila peradangan makin parah, sel darah putih mulai naik ke permukaan kulit dalam bentuk nanah (pus), jerawat tersebut dikatakan pastules
  5. Bila jerawat mengandung nanah, lemak serta cairan-cairan lain bermakna jerawat telah Berposisi terhadap keadaan terparah, dikatakan cyst
  6. Bila Cyst tak terawat, tersebutkan jaringan kolagen akan merasakan kehancuran sampai terhadap susunan dermis, sehingga kulit/wajah menjadi bopeng (Scar)

Jenis – jenis jerawat

Akne Juvenil

Akne Juvenil timbul terhadap waktu pubertas, di mana akne ini kebiasaannya menusuk remaja umur 14 – 20 tahun. Penyebabnya ialah problem hormonal yang belum statis dalam memproduksi sebum. Akne juvenil dirawat dengan memakaikan sabun ber-pH seimbang atau sabun bayi transculent

Akne Vulgaris

Akne Vulgaris ialah jenis jerawat yang berupa komedo, yang muncul terhadap kulit berminyak. Perawatan jerawat ini dengan penguapan hingga kulit cukup kenyal serta lembab. setelah itu jerawat diambil dengan sendok una serta olesi dengan krim jerawat atau acne lotion, biarkan semalam baru dibilas dengan air hangat terhadap keesokan harinya

Akne Rosacea

Akne Rosacea yaitu jerawat yang timbul terhadap perempuan yang berumur 30 hingga 40 tahun, tandanya mula-mula jerawat akan tampak kemerahan setelah itu menjadi radang hingga memicu sisik di lipatan hidung. Perawatan kulit yang terserang akne jenis ini kebiasaannya dengan penguapan, kompres air panas atau penyinaran dengan lampu infra merah supaya jerawat laju kering

Akne Nitrosica

Akne Nitrosica merupakan jenis jerawat yang amat mematikan pasal akan memicu lubang atau bopeng. level yang berlangsung telah diantaranya level akhir yang membutuhkan penanganan khusus dokter ahli kulit

Faktor- factor pengakibat munculnya Jerawat :

Genetik

Mereka yang orang tuanya berjerawat selagi muda, tersebutkan anaknya akan lebih gampang terserang jerawat dibandingkan mereka yang tak mempunyai genetik berjerawat

Umur serta jenis kelamin

Pada lazimnya jerawat timbul terhadap umur pubertas serta remaja (usia 13-19 tahun), yang dikarenakan problem hormonal yang belum statis dalam memproduksi sebum

Makanan

makanan yang mengandung kadar gula serta kadar karbo hidrat yang tinggi mempunyai efek yang cukup besar dalam memicu jerawat. Mengkonsumsi terlampau banyak gula bisa menaikkan kadar insulin dalam darah, dimana Perihal tersebut menimbulkan keluaran hormon androgen yang bikin kulit jadi berminyak

Gangguan pencernaan makanan

Tidak teraturnya pembuangan kotoran bisa memberi efek munculnya jerawat

Alergi terhadap makanan

Sifat alergi terhadap beberapa zat protein, karbohidrat dan lemak dapat menjadikan jerawat lebih parah.

Mekanis

Kebiasaan memegang atau memencet jerawat mengakibatkan jerawat lebih parah, pasal luka yang berlangsung memungkinkan infeksi serta mengakibatkan penyebaran infeksi ke semua tubuh

Iklim

Iklim yang lembab serta panas mengakibatkan kelenjar palit bekerja lebih giat serta bisa memperburuk kondisi jerawat

Faktor hormonal

Hormon androgen memegang peranan yang serius dalam merangsang penjawantah palit oleh kelenjar sebasea serta dalam memberi efek sistem pertandukan di sekitar muara folikel

Kosmetika

Penggunaan kosmetika yang melekat terhadap kulit serta menutupi pori-pori, bila tak dengan cepat dijernihkan akan menyumbat saluran kelenjar palit serta memicu jerawat yang dikatakan komedo. Kosmetik yang paling umum menjadi pengakibat munculnya jerawat yaitu kosmetik pelembab yang langsung menempel terhadap kulit Pencegahan munculnya Jerawat

Perawatan wajah buat mencegah munculnya jerawat

dapat dilaksanakan dengan metode berikut :

  1. Bersihkan wajah 3 kali sehari, kulit wajah sesegera mungkin bersih saat istirahat di rumah serta saat tidur
  2. jauhi menggosok wajah secara kasar, pasal bisa memicu iritasi
  3. Kulit wajah banyak mengandung kelenjar lemak serta kelenjar keringat. Oleh Karena itu jauhi wajah dari debu atau kotoran lain pasal akan lebih gampang lengket
  4. Pilih alas bedak yang mengandung air
  5. Gunakan bedak tabur ke kulit wajah dengan memakaikan puff atau bantalan bedak bersih
  6.  Jangan memijit atau mengeluarkan sendiri jerawat, pasal bisa menyebabkan infeksi
  7. Memakai riasan tebal buat menutupi jerawat bisa menyebabkan infeksi serta merangsang meningkatnya jerawat
  8. Perbanyak mengkonsumsi makanan yang mengandung antioksidan. Batasi bentuk makanan lemak jenuh dalam makanan sehari-hari layaknya durian, alpukat, kacang tanah serta cokelat
Tags :